Separuh info yang menyesatkan.

Ketika aku sedang iseng “menggoogle search” namaku tiba-tiba aku ngeliat site blog yang tulisannya “Foto Bugil Irianti Erningpraja”.
Aduuuhhh aku langsung deg-deg kan, langsung aku pikir ada orang jahat banget sihm pasti pake komputer fotoku dibikin bugil, itu pikiranku pertama. Hampir nangis aku tadinya gak mau liat ….. tapi aku pikir aku harus tau ada apa sebenarnya….lalu sedikit gemeteran aku klik juga tuh blog. Ternyata isinya tulisan foto bugil dengan beratus ratus nama artis dibelakangnya. Jadi ada tulisan foto bugil Aa Gym, foto bugil Ayu Ashari, foto bugil artis ini dan artis itu. Aku jadi geli sendiri kreatif banget tuh orang biar blognya diliat sama semua orang yang penasaran kali yah? :).

Hikmah bagiku jadi menyadarkan kalau kadang-kadang apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita tau, bukan berarti sebuah kebenaran hakiki. Aku pernah nonton serial CSI diputar di TV kabel AXN. Bagi yang tidak familiar dengan serial TV ini, aku cerita sedikit bahwa kerjanya CSI department adalah menganalisa apapun yang berkaitan denga kejahatan, mereka memeriksa DNA, sampel darah, rambut, serat, kapas, patahan bunga, sisa peluru pembunuhan dan segala macamlah yang tertinggal di lokasi kematian agar dapat membuktikan apakah ada kejahatan, juga membuktikan penyebab kematian disebabkan pembunuhan atau karena hal lain.

Suatu hari aku nonton episode yang memojokkon karyawan CSI sendiri…. semua fakta dan bukti2 mengarah kepada karyawan tsb sebagai pembunuhnya. Karena di Lokasi pembunuhan ada sidik jari si karyawan CSI ini, selain itu ada analisa cairan organ reproduksi di tempat tidur korban, ada sisa rambut dll yang membuktikan dia berhubungan dengan korban sebelum kematiannya yang paling memberatkan ada saksi yang melihat dia datang dan pergi dari lokasi itu. Penyelidik polisi atau provostnya udah yakin banget dia yang bersalah dan sudah memojokkan departemen CSI itu.

Untungnya bos CSI tidak putus asa dia yakin sekali anak buahnya gak bersalah dan memerintahkan semua jajaran CSi untuk bekerja lebih teliti dan keras agar mempunyai bukti bahwa rekan kerja mereka tidak bersalah. Singkat Cerita akhirnya terbukti pembunuhnya orang lain. Memang benar si karyawan datang kesitu, berhubungan dengan korban dan pernah bertengkar dengan korban, namun ternyata dari hasil analisa lab yang teliti didapat tersangka lain dan terbukti sesaat setelah dia pergi, ada yang datang dan membunuh si korban.

Sebelum ending ada satu percakapan yang sangat aku suka. Polisinya nanya kepada bos CSI “How do you do that?, gimana kamu bisa mencari bukti-bukti lain, padahal sudah jelas banget karyawanmu yang tampak bersalah?”. “Kenapa aku gak bisa melihat seperti yang kamu lihat?” tanya si polisi lagi. Bos CSi ini menjawab “karena kamu mencari bukti-bukti yang mendukung teorimu, prasangkamu dan tuduhanmu, bukan sebaliknya menganalisa semua bukti sekecil apapun, baru menarik benang merah, motif pembunuhan dan mendapatkan kesimpulan siapa tersangkanya”.

Memang bener sih…….. fakta yang kelihatannya sudah gak bisa dibantahpun belum tentu benar seperti itu adanya.
Aku pernah kenal seseorang yang memberi pesan kepadaku. Irianti jangan cepat-cepat mengambil kesimpulan dari sebuah peristiwa, baca hikmah dan kebenaran kejadian itu dengan lengkap, teliti dan hati-hati.

Misalkan jika kita bertanya kepada seorang perempuan yang pergi memeriksa kandungan pada seorang dokter, kesimpulan yang terburu-buru akan menghasilkan fakta yang berbeda. Pertanyaan kita bisa saja seperti ini; “apakah anda masuk kedalam kamar bersama seorang laki laki?, apakah anda membuka baju anda?, apakah anda membuka celana anda? apakah anda mengangkang di kamar itu?”. Tentu saja jawaban semua pertanyaan itu adalah iya. Faktanyapun memang begitu. Jika kita tidak lanjutkan pertanyaan bisa saja kesimpulan kita menjadi berbeda, bisa saja kita menyangka perempuan itu melakukan kegiatan sexual bersama seorang laki-laki padahal yg sebenarnya bukan begitu.

What a big paradigm shift that you can get from complete facts. So don’t worry and be happy perhaps what you think as a problem actually is not a problem :).

salam happy
irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>


*